Bagaimana memilih obyek foto

Karena menurut statistik, banyak yang mengunjungi blog saya dengan search term yang berhubungan dengan pemilihan obyek foto yang baik/benar, jadi saya coba membuat artikel untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Kalau saya boleh menjawab pertanyaan tersebut dengan pertanyaan juga (yang mungkin kurang sopan :P), akan saya tanya balik: “lho, kok malah nanya? Fotografernya kan Anda!”

Menanyakan bagaimana memilih obyek foto bagi saya sama absurdnya dengan menanyakan bagaimana memilih lawan jenis untuk dikecengi. Anda sebagai manusia tentunya sudah punya pemahaman sendiri dong, lawan jenis (ataupun sesama jenis, terserah) yang menarik bagi Anda? Tidak perlu orang lain untuk memberi tahu.. Anda harus melihat dan merasakan sendiri betapa menariknya orang tersebut, sehingga Anda bisa (akan otomatis) menjadikannya sebagai kecengan.

Begitu pula dengan obyek foto.

Di lokasi hunting, sebenarnya Anda sudah mempunyai kemampuan untuk melihat keadaan sekitar dan mengenali hal-hal apa yang menarik bagi Anda untuk dipotret. Hanya saja, apakah Anda cukup percaya diri untuk mendengarkan selera Anda tersebut? Sebaiknya sih begitu. Percayalah pada selera Anda sendiri, dan jangan terlalu pikirkan apakah orang lain kira-kira akan mempunyai selera yang sama dan menganggap foto tersebut bagus :)

Apakah selera Anda pasti bagus? Belum tentu. Tidak semua orang punya “bakat” dan selera keindahan visual yang “bagus” tanpa dilatih. Kebanyakan orang akan ter’asah’ seleranya seiring latihan dan/atau seringnya melihat foto-foto yang bagus. Tapi ini jangan dijadikan alasan Anda untuk tidak mempercayai selera Anda.

This is your photography.

Yang perlu diperhatikan adalah: jangan sampai keinginan untuk jepret melebihi menariknya obyek foto tersebut. Jika demikian, seringnya akan jadi “asal jepret”. Ngga mau tau obyeknya bagus apa engga, pokoknya jepret! Sebenernya obyeknya cuma agak bagus, tapi karena lagi gatel pengen jepret, jadi jepret deh!

Hasilnya? Mengecewakan.

Jari gatal ingin jepret ini biasanya terjadi jika kita mempunyai gear baru (lensa ataupun kamera), atau jika kita ingin mencoba2 skill atau teknik baru, dsb. Tidak perlu dilawan atau dipaksa, karena toh gear baru memang perlu (dan menyenangkan!) untuk dicoba, dan skill memang harus dilatih. Tapi ketika Anda sedang memprioritaskan untuk membuat foto bagus, hal ini bisa jadi salah satu hal yang perlu diingat.

Jadi bagaimana memilih obyek foto yang bagus? Ya pilih saja. Biarkan selera Anda bicara :)

PS: pastikan Anda memilih angle yang bagus juga untuk memotret, ya :)

3 responses to “Bagaimana memilih obyek foto

  1. Ping-balik: Fotografer yang Jago, Seperti Apa? « **GM*Photography**·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s