Filosofi Pembelian Gear/Alat Fotografi

Oke, oke, mungkin istilah “filosofi” terlalu berat. Tapi saya sulit mencari kata lain untuk menyampaikan maksud saya. Intinya sih saya ingin sharing pola pikir dasar dalam memilih (dan membeli) gear/alat fotografi; baik itu kamera, lensa, ataupun aksesoris lain.

Pola pikir dasarnya sendiri adalah sebagai berikut:

1. Pembelian gear/peralatan fotografi sebaiknya mempunyai tujuan yang jelas. Saya bilang “sebaiknya”, bukan “seharusnya”, karena, yah, saya sendiri sering melanggar pola pikir ini: membeli gear karena hasrat untuk mengoleksi, bukan untuk memenuhi tujuan tertentu yang produktif. Anyway.

2. Tujuan yang jelas itu sendiri bisa dikategorikan menjadi dua jenis:

– Ingin bisa melakukan sesuatu yang sebelumnya tidak bisa dilakukan, atau:

– Ingin meningkatkan image quality

Bisa juga dilihat sebagai peningkatan kuantitas atau kualitas. Peningkatan kuantitas, ketika gear baru ini membuat Anda bisa memotret hal-hal yang sebelumnya tidak bisa Anda potret. Peningkatan kualitas, ketika gear baru ini membuat Anda bisa menghasilkan foto-foto dengan kualitas yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Menurut pendapat saya pribadi, lebih baik menekankan kuantitas dulu. Paling tidak, pastikan bahwa Anda bisa memotret semua hal yang ingin Anda potret terlebih dahulu, sebelum mulai meningkatkan kualitas foto.

Saya pribadi, misalnya, mementingkan kemampuan untuk:

– Mengisolasi fokus dan menciptakan bokeh (dengan membeli lensa dengan aperture besar, misalnya 50/1.8)

– Memotret dengan slow speed (dengan membeli tripod, dan belakangan didukung dengan filter ND8)

– Memotret binatang dari jarak jauh (dengan membeli lensa zoom tele, misalnya 55-250)

– Memotret bunga dari dekat (dengan membeli macro extention tube)

Baru setelah itu saya meningkatkan kualitas foto dengan membeli kamera Sony SLT untuk mencari noise yang lebih bersih.

Lalu bagaimana cara menggunakan pola pikir ini untuk membantu memilih gear/alat untuk dibeli? Well, Anda bisa menanyakan ke diri Anda sendiri, apa tujuan Anda membeli gear? Apakah untuk melakukan sesuatu yang sebelumnya belum bisa Anda lakukan (apa tepatnya?), atau untuk meningkatkan kualitas foto-foto Anda (di aspek apa?).

Selain itu, Anda bisa menggunakan pola pikir ini untuk mengevaluasi pilihan. Misalnya antara memberi kamera level tertentu dan kamera level di atasnya. Apa kelebihan yang dimiliki kamera level di atasnya tersebut? Apakah kamera tersebut membantu Anda memotret hal-hal yang tidak bisa didapatkan dengan kamera level di bawahnya (apa saja?), apakah kamera tersebut mempunyai image quality yang lebih bagus (di aspek apa? mengapa?), dan sebagainya.

Jika Anda tidak benar-benar membutuhkan fitur dari kamera yang lebih mahal tersebut, Anda bisa membeli kamera yang lebih murah dan sisa uangnya bisa digunakan untuk membeli lensa atau peralatan yang menyediakan fitur yang Anda butuhkan :)

One response to “Filosofi Pembelian Gear/Alat Fotografi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s