Hati-hati Penipuan Saat Beli Kamera!

Sudah terlalu sering saya membaca/mendengar cerita orang yang kecewa setelah membeli kamera, karena ternyata apa yang didapat tidak sesuai dengan apa yang diinginkan/dibayar/dijanjikan. Modus operandinya sih ada bermacam-macam; beberapa jelas-jelas berupa penipuan, dan beberapa lagi menggunakan metode yang “halus” yang secara teknis/legal tidak tergolong penipuan, tapi tetap merugikan pembeli.

Di artikel ini akan saya ceritakan beberapa modus operandi yang sering digunakan, agar Anda tidak jadi korban harimau pemangsa di luar sana.

Agak maksa, sih...

Agak maksa, sih…

Yang biasa dilakukan oleh mereka biasanya adalah menangkap perhatian atau interest Anda. Hal ini bisa/biasanya dilakukan dengan menawarkan harga yang lebih murah daripada harga pasaran.

Setelah perhatian Anda tertangkap, langkah berikutnya adalah mengubah minat Anda. Misalnya Anda awalnya ingin membeli Canon 600D, Anda akan ditawari harga yang murah untuk 600D, tapi kemudian mereka akan berusaha menjual kamera yang lain. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai macam trik: pura-pura mengambil stok 600D lalu Anda diajak ngobrol “sambil menunggu”, atau dengan terang-terangan menunjukkan kamera-kamera lain, sambil mereka berusaha mencari tahu seberapa paham Anda tentang kamera.

Hal yang sering saya dengar adalah:

  • (Jika Anda mencari Canon) Menawarkan Canon “versi Amerika” atau “versi Jepang”, dengan dalih versi mereka lebih bagus. Tidak salah sih, Canon memang punya nama khusus untuk produk mereka yang dijual di Amerika (seri Rebel) dan Jepang (seri Kiss). TAPI, bukan berarti produknya lebih bagus. Dan, yang jelas, produk ini bukan produk distributor resmi, dan karena itu garansinya tidak mungkin garansi resmi.
  • Menawarkan kamera merk dan seri lain, yang dipuji-puji sebagai lebih bagus daripada kamera yang ingin Anda beli. Karena itu, harganya juga dipasang lebih mahal. Padahal, kamera tersebut serinya lebih rendah dan harganya lebih murah. Metode ini biasanya didukung dengan mencoba memotret dengan dua kamera tersebut dan membandingkan hasilnya. Hanya saja, sebelumnya kameranya sudah disetting sedemikian rupa sehingga kamera yang Anda incar terlihat lebih jelek.

Selain itu, mereka juga suka menawarkan paketan dengan aksesoris, yang dijual dengan harga jauh lebih mahal dibanding harga pasaran. Hati-hati, karena Anda baru saja mengeluarkan uang jutaan untuk membeli kamera, aksesoris seharga ratusan ribu bisa terlihat murah dan Anda memutuskan untuk membeli. Padahal, harga di luar jauh lebih murah.

Pencegahan

Agar Anda tidak tertipu, pastikan hal-hal berikut ini:

  1. Pertama-tama dan yang utama, pastikan Anda membeli di toko yang terpercaya. Jika tokonya sudah terpercaya, 90% aman. Lho, yang 10% lagi bagaimana, sudah terpercaya masa masih 10% tidak aman? Yang 10% lagi untuk mengantisipasi jika Anda dilayani oleh pegawai yang kurang paham tentang kamera, atau salah baca keterangan, atau dengan tulus menyarankan beberapa hal kepada Anda yang sebenarnya tidak Anda inginkan.
  2. Pahami dunia per-kamera-an. Termasuk alternatif-alternatif dari kamera yang Anda inginkan. Seorang penjaga toko mungkin menyarankan Anda untuk membeli D3200 alih-alih D3100, karena ia secara tulus beranggapan bahwa seri terbaru selalu lebih baik. Tapi, jika Anda mengetahui perbedaan D3200 dibanding D3100, Anda bisa memutuskan sendiri dengan yakin mana yang terbaik bagi Anda. (Bukan berarti penjaga toko itu salah, tapi kan D3200 juga lebih mahal :D)
  3. Pahami aksesoris kamera, dan alternatif-alternatifnya. Jika Anda ditawari paket kamera + tas dengan menambah 100ribu, apakah Anda ambil? Tergantung apakah tas kameranya kualitasnya cukup bagus (kalau ada resiko talinya putus dan kamera jatuh, saya sih dikasih gratis juga ogah!), apakah cukup besar untuk kebutuhan Anda (percuma beli murah sekarang kalau 2 bulan lagi juga harus beli baru karena yang lama kurang besar), apakah cocok/enak dipakai, dsb. Begitu juga dengan filter dan alat-alat pembersih kamera. Paket memang lebih murah dibanding beli satuan, tapi kalau ujung-ujungnya tidak terpakai kan jadi mubazir juga.
  4. Pahami per-garansi-an. Nikon distributor resminya adalah Alta Nikindo, Canon adalah DataScript, Olympus adalah OCCI. Pelajari bentuk kartu garansi kamera yang akan Anda beli, agar tidak tertipu garansi asli-padahal-palsu. (Walaupun kalau beli di toko yang terpercaya sih sebenarnya resiko ini sudah amat-sangat kecil.)

So far sekian yang bisa saya ingat, nanti kalau ada tambahan, saya tuliskan lagi. Selamat berburu kamera, dan have fun shooting!

16 responses to “Hati-hati Penipuan Saat Beli Kamera!

  1. aku lagi nyari kamera dslr (untuk pertama kalinya). aku sekolah kejuruan yg ga jarang harus berurusan dgn kamera dkk, apalagi aku ikut ekskul fotografi. aku juga berniat ikut les fotografi. dengan budget terbatas sekitar 5-6jutaan dan kebutuhan keseharian aku, kamera merk dan seri apa yang direkomendasikan? aku jg pertimbangin beli pelengkap lainnya (katanya merk tertentu harga pelengkap dan lensanya lebih mahal ya?). kalo aku liat2 soal harga, canon paling pas buat yg budgetnya terbatas ya sepertinya? (kalo soal spesifikasi aku ga terlalu ngerti, mungkin bisa dibantu untuk dijelaskan?) terimakasih.

  2. haha
    saya baru tau ada penipuan kya gitu om

    dan saya korbannya
    kan bt jadinya
    minat canond600
    dpet nikon d3000
    harga lebih mahal di banding canond600

  3. saya baru saja ke tipu di toko Digital stabilizer ITC BSD – niat beli JVC camcorder seharga 2jt dialihkan ke samsung HMX-F90 seharga 2,6 jt Buseeettttt …. harga aslinya samsung HMX-F90 ini ternyata hanya 1,5jt – 1,6 jt.
    harap hati-2 buat yg lain

    • Waduh,saya juga kena tipu tuh bang sama toko stabilizer itu,niatnya beli canon powershoot a2500,malah di alihin ke nikon coolpix L28,mana harganya gila gilaan,1,8 jt,hampir dua kali lipet dari harga aslinya yang cuma 900ribuan sampe 1 jt,

    • Saya juga ketipu di toko Digital stabilizer ITC BSD – sudah beli Xiaomi Yi harga 2 juta cuma dapet tongsis dan sandisk 16 GB, padahal di lazada cuma 1.7 juta udah lengkap dapet tongsis, sandisk 32 GB, battery dan charger cadangan, medium box, casing, dan lensa lagi. Terus masa service camera bersihin jamur aja 900 rbu.

  4. hadehh saya telat baca artikel ini gan, huhu…
    tak pikir orang jualan ya ngga se-ekstrem itu, ternyataa T_T
    jadi niat nya beli canon 100d (jadi yg diapalin cuma harga camera ini doank- dan mereka kasih harga 300rb dibawah harga pasar)…. di lokasi digiring beli canon 600d yang harga nya 700rb diatas harga pasar, heran waktu itu kenapa ngga browsing di tempat, pyuhh…
    untungnya ga gitu beda signifikan sih spec-nya, cuma ya sedih aja tega banget penjual2 ituhh :cry Tokonya di Zoom Plaza Semang*i
    pesan moral: mesti banyak baca referensi dulu sebelum beli camera dan asesorisnya

  5. nice info, ya sih ada bagusnya kalau cek lagi sebelum membeli kamera,
    itu efek dari cross selling juga, lebih baik sebelum mau beli kamera bawa temen yang pandai kamera juga. biar engga ketipu :D

  6. kalo ini mah… sering banget orang kena hehehe
    yg punya blog bener… cari toko toko yg sudah punya nama… lagipula kalo cuman DSLR sih semua toko harga beti lah

    kalo transaksi ditawarin yang lain… buka hape dulu… googling harganya hehehe

  7. adajuga penipuan melalui situs jual beli online seperti ol*.co.id mereka menawarkan kamera dengan harga di luar nalar. Biasanya id mreka ada seri angkaangka tertentu di belakangnya…

  8. Saya juga barusan beli kamera di Toko LOLUX Royal Plaza Surabaya. Saya nanya Canon DSLR 600D dijawab hanya Rp 5,2 jt. Tapi dia menunjukkan 1200D yang dia bilang legih bagus dan harga yang dia tawarkan Rp 6,7 jt. Dia kemudian mengambil sample beberapa gambar dengan Camera type 600D, 700D dan memang hasil jepretannya 1200D lebih bagus, padahal saya tahu belakangan 600D dan 700D spek serta harganya lebih tinggi. Karena saya tidak mengerti kamera, sewaktu 1200D saya oke, dan kami tawar hingga bisa cuma Rp 6,1 jt dan akhirnya saya beli. Setelah saya browsing dan tanya2 ke toko kamera yang lebih credible ternyata harganya cuma antara Rp 5,2 jt s/d 5,4 jt untuk daerah Surabaya. Saya complain kesana dan tanya kenapa saya dibohongi dia tetap bilang kalau yang saya punya lebih punya shutter/jepretan masih lebih banyak dan ternya ta itu bohong semua karena shutter itu bisa di stelkan lagi ke dealer/canon. Jadi kepada rekan2 yang akan beli kamera, pelajarilah dulu dengan browsing/bertanya tentang kamera jika hendak membeli. dan jangan pernah membeli di toko LOLUX yang ada di Royal. Belilah di Hi Tech Mall atau di Toko Camera Resmi dengan Garansi Resmi dari Canon. Saya berani mempertanggung jawabkan tulisan saya ini. Karena korbannya udah banyak.

    • Sama saya juga hampir tertipu di tempat yang sama, saya awalnya mau membeli brica pro action camera alpha plus, setelah dijelaskan si penjual menawarkan camera action merek Sport, katanya lebih bagus kualitasnya. Harganya 2,1 juta. Anehnya dia tidak mau menggunakan transaksi debet, alasan mesin edc lagi rusak. Istri saya mulai curiga. Saya browsing ternyata harga kamera tsb cuma 600 ribuan. Dan saya yang sudah terlanjur deal dan dia sudah mencetak resi bayar beralasan bahwa barang yang sudah dibeli tidak boleh dikembalikan. Tapi tetap saya tidak terima. Istri saya juga marah dan tidak mau menyerahkan uangnya. Setelah berdebat panjang dan semakin banyaknya pengunjung yang datang ke tempatnya, dia mengusir saya. Maka pergilah saya. Dan saya dapat Brica Pro di toko Aurora, beberapa blok dari toko tersebut mendapatkan pelayanan yang memuaskan.

  9. KECEWA BELI CANON 1200D di Toko OLYMPIANS BEC BANDUNG, Ternyata modus tersebut masih dijalankan, Kemarin Tanggal 13/12/2015 saya ke BEC Bandung beli kamera untuk anak saya yg mash SMA kls 1, awalnya saya ke toko yang menjual camera I L*** ****** (ramai) lihat etalase didatangi petugasnya (Achai), saya tanya harga nikon D3330 ( dia kasih harga) agak murah, karena niatnya beli camera tsb jadi saya fokus dan hapal harganya (lihat di toko online), tadinya disuruh msk berhubung ramai o/ybs di ajak ke toko yg lain (Olympians) letaknya agak ke blkang, setelah di toko Olympians, disitu di bandingkan lah hsl jepretan antara Nikon D3300 dan canon 1200D (yg tentunya) sdh diseting agar hsl canon 1200D lbh bagus dan dia rekomen bahwa camera 1200D tsb prosesor nya lbh baik, akhir nya saya beli canon 1200D sesuai rekomendasi (achai) dng harga 5.850.000, yg saya dapat camera canon EOs 1200D kit III Rsm, Memory 8GB, Tas camera Screen Guard Universal, Filter Kenko UV 58 MM
    Herannya di tempat saya nga browsing harga di toko online (harga berkisar 4250.000 – 4.500.000), kesimpulannya “Tertipu” Lebih dari Satu Juta Lebih, setelah baca artikel ini di rumah , artikel ini sangat membantu, dan hati hati untuk yg lain :( …… ,
    Saya bertanggung jawab untuk tulisan ini (bukti pendukung ada) jika diperlukan ….

  10. Aku juga lg pngen bli kamera sony dsc h400. Buat gaya2an aja kok ga buat kerja. Tp bingung belinya dmn, mau bli online takut ketipu yg offline aj bnyk yg nipu kan. Aku udah browsing2 n malah aku print semua harga2 kamera sony utk jaga2. Aku lokasi jakarta dan ga ada temen yg tau soal kamera. Mohon infonya hrs bli dmn. Tks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s